Pages

Monday, November 30, 2009

USB Modem ZTE MF626



ZTE MF626 (T-Mobile U120)

HSPA 3,6Mbps* Download Speed
Plugs straight into your USB port for a Plug and Play installation for Windows and MAC Operating Systems.
Small, lightweight design.
Tri band 3G HSDPA/UMTS.
Quad band GSM/GPRS/EDGE.
Four colour LED status indicators.
 
Device Specifications
  • HSDPA/HSUPA/UMTS 850/1900/2100 MHz
  • GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900 MHz
  • HSDPA 3.6Mbps
  • UMTS DL/UL 384Kbps
  • USB 2.0 Interface
  • Microsoft Windows and MAC OS compatible
  • Compact size 69 x 26.5 x 12 mm
  • Weight 28g
  • Idle current approx 100mA, Max 450mA
  • Maximum Emitted Power 250mW in 3G, 2W in GSM
  • MicroSD slot support up to 4GB
  • Modem Unlocked (dapat menggunakan semua kartu SIM GSM)
* Kecepatan tergantung kepada beberapa faktor misalnya jarak ke tower operator, cuaca, halangan, dan faktor lainnya.


Dokumen terkait :

Software and Driver :
Windows 7 Driver (tidak perlu melepaskan modem dari port USB, jalankan saja driver ini)
Connection Manager for WinXP
Connection Manager for Mac

Harga Rp. 440.000,-

Sunday, November 29, 2009

Left, Right and Mid functions in C#

Pada dasarnya C# tidak menyediakan function Left, Right, Mid untuk mengeksekusi String, namun kita bisa membuat function sendiri. Bagi yang familiar dengan excel mungkin penggunakan Substring sedikit membingungkan karena sebenarnya karakter pertama pada substring menggunakan index 0 (nol), sedangkan pada fungsi Left dan Mid karakter pertama dengan index 1, untuk Right langsung jumlah karakter yang diinginkan.

Contoh:
string myString;
myString = "BUDIYANTO";



Left(myString,4) hasil BUDI
myString.Substring(0,4) hasil BUDI


MID(myString,3,3) hasil DIY
myString.Substring(2,3) hasil DIY


RIGHT(myString,5) hasil YANTO
myString.Substring(4,5) hasil YANTO

Berikut Fucntion untuk Left, Right, Mid :

public static string Left(string param, int length)
{
    string result = param.Substring(0, length);
    return result;
}
public static string Right(string param, int length)
{
    string result = param.Substring(param.Length - length, length);
    return result;
}
public static string Mid(string param,int startIndex, int length)
{
    string result = param.Substring(startIndex, length);
    return result;
}
public static string Mid(string param,int startIndex)
{
    string result = param.Substring(startIndex);
    return result;
}

Catatan UTS Pemrograman 3

Tulisan ini saya khususkan buat teman-teman peminatan PSI semester 7, tetapi tidak tertutup kemungkinan buat teman-teman dan pembaca lainnya. Berikut merupakan catatan yang dapat digunakan untuk membantu teman-teman dalam ujian Pemrograman 3 besok (moga2.. he....), file ini berlisensi GPL jadi silahkan ubah sesuai dengan kebutuhan, jika terdapat penambahan sekiranya catatan ini kurang lengkap tolong beri tahukan kepada saya sehingga saya dapat memperbaikinya lagi.

Silahkan download : NoteUTSP3
Revisi download     : NoteUTSP3-Revisi

Sedikit pembahasan tentang cara menerima inputan teks dari keyboard :
Hal yang perlu dilakukan untuk pertama yaitu melakukan import library yang diperlukan :

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;

import diletakan sebelum Public Class, agar tidak perlu meng-import satu-persatu, maka dapat dengan cara :

import java.io.*

Kemudian untuk menggunakannya kita harus memanfaatkan BufferedReader, seperti di bawah ini :

BufferedReader readIn = new BufferedReader(new InputStreamReader (System.in))

readIn merupakan sebuah variabel yang dibuat menerima input dari keyboard

Untuk Coding lengkapnya seperti di bawah ini :

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.IOException;
public class Main {
    public static void main(String[] args) {
        String name;
        name = "";
        BufferedReader readIn = new BufferedReader(new InputStreamReader (System.in));
        System.out.print("Input your name ");
        try
        {
            name = readIn.readLine();
        }
        catch(IOException e)
        {
            System.out.println("Error");
        }
        System.out.println("Hello " + name);
    }
}

Ingat!!! Jika masih kurang dan ada penambahan tolong beri tahu saya...

NB : Moga dapat membantu sedikit...(walau tidak banyak)

Saturday, November 28, 2009

Visual Studio under Linux



Seperti yang kita ketahui Visual Studio adalah software programming yang dibuat untuk Windows, yang selama ini Microsoft lindungi dari lisensi untuk menjaga agar orang lain tidak menggunakanya pada environmen non-Windows platform. Namun kali ini Microsoft partner Novell telah memberikan semacam plug-in untuk membantu Visual Studio developer dengan mudah membangun, mendebug, melakukan test, dan memporting aplikasi mereka yang dibuat melalui C# dari Visual Studio 2005 ke Linux, Unix, dan OS X dengan mudah.


Mono Tools for Visual Studio baru baru ini di release dan memberikan kesempatan kepada para developer untuk menggunakan knowledge yang mereka miliki dari IDE code dan berbagai macam tool untuk dapat digunakan pada non-Windows platform. Kabarnya software ini telah mampu berjalan pada Visual Studio 2008 yang nantinya juga akan mendukung Apple iPhone.



Plug-in menargetkan dan membukan kesempatan untuk para Windows developer yang ingin membangun .NET application, appliances, dan juga cloud images dengan menggunakan Mono for Linux, Unix, dan OS X. Mono Tools juga menyertakan fungsi Visual Studio debugging engine, integrasi dengan Visual Studio pull-down menu, dan tentu saja integrasi langsung dengan SuSE Studio Online, Novell service memberikan anda kesempatan untuk menggunakanya pada Linux distro lainya


Saat ini Mono Tools untuk Visual Studio memiliki 3 edisi Professional dengan harga $99 yang akan digunakan oleh para individual, Enterprise developer untuk organisasi $249, dan Ultimate dengan harga $2,499.

Cloud Computing


Cloud computing tidak lama lagi akan menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT professional untuk cepat mengadaptasi yang dimaksud dengan teknologi ini. Akibat dari keadaan sosial ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga melahirkan cloud computing, dimana teknologi ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas yang lebih dari teknology yang sebelumnya sehingga teknologi ini nantinya akan mencapai pada tingkat investasi dalam term cloud service yang cepat dan mudah.
Cloud sudah hadir di depan kita saat ini, namun apa itu cloud ? kemana tujuanya ? dan apa resikonya? dan bagaimana organisasi IT mempersiapkan ini ? itulah pertanyaan yang setidaknya akan hadir oleh beberapa praktisi ataupun peminat IT, Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:
Sangat cepat di deploy, sehingga cepat berarti instant untuk implementasi.
  • Nantinya biaya start-up teknologi ini mungkin akan sangat murah atau tidak ada dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:
  • Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti  Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana  Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud, Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.
Melihat dari tren ini kita dapat memprediksi masa depan, standard teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari banyak cloud service.

Lalu apa resikonya ?